Perbedaan Antara Point of Sales vs Point of Purchase

Perbedaan Antara Point of Sales vs Point of Purchase

Dengan semakin banyak opsi untuk tampilan ritel yang tersedia, kadang – kadang dapat membingungkan untuk memisahkan bahasa atau ketentuan industri satu sama lain. Meskipun pada awalnya mereka mungkin tampak sama, pada kenyataannya ada beberapa perbedaan halus antara point of sale dan point of purchase display yang dapat memiliki dampak besar pada penjualan Anda.

Nah pada artikel ini akan menjelaskan apa perbedaan dari point of sale vs point of  purchase display? Sehingga Anda dapat semakin yakin untuk menggunakan yang mana.

Pengertian Point Of Sale

POS atau Point of Sale  dan Point of Purchase pada dasarnya adalah display yang keduanya mempunyai tujuan yang sama yaitu mendorong pelanggan untuk membeli. Namun, display dari Point of Sale diletakkan di tempat pelanggan melakukan pembayaran, seperti di area checkout atau kasir. Saat ini, POS telah semakin berkembang dengan berbasis teknologi. Contohnya: Tablet elektronik menu yang sering dijumpai pada restoran ataupun alat-alat berbasis teknologi lainnya yang dapat digunakan untuk mencari informasi tentang sebuah produk di toko.

Pada dasarnya display POS atau point of sale mempromosikan produk dimana pembelian itu terjadi pada satu tempat. POS memberikan pelanggan informasi tentang produk Anda dan pada tempat yang sama pun transaksi tersebut terjadi.

Pengertian Point Of Purchase

Jika display POS adalah tempat dimana transaksi terjadi, maka POP display adalah tempat dimana pelanggan membuat keputusan untuk membeli sebuah barang.

Yang dimaksud dengan POP atau point of purchase adalah menyangkut area yang lebih luas, yang mengelilingi loket pembayaran, dan gang dimana kita berjalan di area toko. Sementara, point of sale adalah dimana transaksi benar – benar terjadi. Dengan kata lain, loket pembayaran itu sendiri.

POP adalah zona “penempatan produk”, di mana pelanggan dididik tentang manfaat suatu produk, belajar tentang promosi khusus yang terjadi, dan sering dapat melihat produk dalam unit tunggal pada tingkat mata, alih-alih hanya ditumpuk di rak.

Kesimpulannya adalah, Ingat bahwa POP display bukanlah tempat bagi pelanggan untuk membeli produk. Disini pelanggan hanya mempelajari informasi tentang produk sebagai dasar keputusan untuk membeli suatu barang.

Exit mobile version